Pendahuluan
Pada tanggal 5 April 1984, Kareem Abdul-Jabbar menorehkan sejarah dengan menjadi pencetak skor terbanyak sepanjang masa di NBA. Rekor yang sebelumnya dipegang oleh Wilt Chamberlain (31.419 poin) akhirnya tumbang setelah Abdul-Jabbar mencetak skyhook ikoniknya dalam pertandingan melawan Utah Jazz. Saat itu, total poinnya mencapai 31.420, melampaui Chamberlain dan memulai era baru dalam sejarah basket.
Pencapaian ini bukan sekadar angka—melainkan bukti konsistensi, keahlian, dan dedikasi Abdul-Jabbar selama 20 musim di NBA. Bagaimana perjalanannya hingga memecahkan rekor legendaris ini? Mari kita telusuri lebih dalam.
Profil Kareem Abdul-Jabbar
Nama Lahir: Ferdinand Lewis Alcindor Jr.
Tanggal Lahir: 16 April 1947
Tinggi: 7’2” (2,18 m)
Posisi: Center
Tim: Milwaukee Bucks (1969–1975), Los Angeles Lakers (1975–1989)
Prestasi Utama:
6× Juara NBA
6× MVP NBA
19× All-Star
2× Finals MVP
Rekor poin tertinggi NBA (38.387 poin)
Perjalanan Menuju Rekor
1. Awal Karier di NBA
Kareem memulai karier NBA setelah mendominasi di level perguruan tinggi bersama UCLA. Dipilih oleh Milwaukee Bucks sebagai first overall pick pada draft 1969, ia langsung menjadi bintang dengan meraih Rookie of the Year.
Pada musim 1970–71, ia memimpin Bucks meraih gelar NBA pertama mereka, sekaligus memenangkan MVP musim reguler dan Finals MVP.
2. Pengembangan Skyhook yang Mematikan
Salah satu senjata utama Abdul-Jabbar adalah skyhook—tembakan satu tangan yang nyaris mustahil dihalangi karena ketinggian dan keakuratannya. Gerakan ini menjadi andalannya dalam mencetak poin dan membantu mempertahankan konsistensi skornya.
3. Puncak Karier di Los Angeles Lakers
Setelah pindah ke Lakers pada 1975, Abdul-Jabbar membentuk dinasti bersama Magic Johnson. Duet ini membawa Lakers meraih 5 gelar NBA pada era 1980-an (1980, 1982, 1985, 1987, 1988).
4. Momen Pemecahan Rekor
Pada 5 April 1984, dalam pertandingan melawan Utah Jazz, Abdul-Jabbar mencetak skyhook khasnya untuk poin ke-31.420, melampaui rekor Wilt Chamberlain. Saat itu, pertandingan dihentikan sementara untuk memberikan penghormatan, dan seluruh penonton di Las Vegas Convention Center berdiri memberikan standing ovation.
Warisan Kareem Abdul-Jabbar
Rekornya bertahan selama 38 tahun sebelum akhirnya dipecahkan oleh LeBron James pada 7 Februari 2023. Namun, pencapaian Abdul-Jabbar tetap menjadi salah satu tonggak terbesar dalam sejarah NBA karena:
✅ Konsistensi luar biasa – Bermain 20 musim dengan rata-rata 24,6 poin per game.
✅ Dominasi di dua era berbeda – Sukses di 1970-an dengan Bucks dan 1980-an dengan Lakers.
✅ Penguasaan teknik fundamental – Skyhook-nya tetap menjadi salah satu gerakan paling efektif sepanjang masa.
✅ Kontribusi di luar lapangan – Aktif dalam isu sosial, penulis, dan duta olahraga.
Rekor Abdul-Jabbar yang Masih Bertahan
Meski rekor poinnya sudah dipecahkan LeBron, beberapa catatan Kareem masih belum terkejar:
Pemain dengan musim terbanyak di All-NBA Team (15 kali)
Pemain dengan musim All-Star terbanyak (19 kali, bersama LeBron)
Pemain tertua yang mencetak 20+ poin dalam Final NBA (42 tahun, 1989)